Jumat, 06 Juli 2012


Terapi Realitas ( Reality Therapy )
Permasalahan :
1.Klien yang berperilaku tidak sesuai dengan kenyataan

Kasus yang dihadapi :
            BY seorang siswa kelas sembilan di salah satu madrasah tsanawiyah swasta di kota Palembang, dalam keseharian ia selalu cuek dan acuh tak acuh seringkali keluar pada waktu jam belajar dan terkadang ia tidak mengikuti pelajaran seperti teman-temanya. Ia kerapkali “kepergok” oleh guru piket karena tidak masuk ke kelas dan ia terkena teguran dan karena sering berulah ia akhirnya dikenakan sanksi yang berat oleh Kepala madrasah berupa pertanggungjawaban yang telah diperbuatnya berupa perjanjian akan dikeluarkan dari madrasah jika ia berulang lagi. Padahal kenyaataannya ia harus mengikuti ujian akhir nasional dan sebentar lagi akan melanjutkan studi ke sekolah lanjutan tingkat menengah. Namun apa hendak diperbuat ia terpaksa harus menerima konsekuensi terhadap apa yang telah diperbuatnya tersebut.

            Penyelesaian kasus tersebut diatas menggunakan terapi realitas dan akan kami coba lakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a.Identifikasi klien
Nama : BY
Umur : 16 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Siswa : kelas 9 MTs Swasta Palembang

b.Keluhan utama
-Selalu cuek dan acuh tak acuh
-Seringkali keluar pada saat jam belajar dan tidak mengikuti proses belajar
-Sering berulah dan malas belajar
-Cemas dan berkeringat
-Seringkali buang air kecil

c.Riwayat pribadi
-Cuek dan acuh tak acuh
-Tidak berpakaian rapi
-Pendiam dan suka menyendiri

Hubungan dengan teman sekelas :
-Suka mencontek teman
-tidak harmonis dan mudah tersinggung
-suka menyendiri dan melamun
-terkadang emosional.

Hubungan dengan guru mata pelajaran :
-Tidak menunjukkan sikap hormat
-Tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
-Selalu meminta izin keluar kelas dengan berbagai alasan

Hubungan dengan orang tua :
-Suka membantah
-Menunjukkan sikap emosional yang berlebihan
-Tidak betah di rumah dan suka melamun

d.Diagnosa
-Cemas dan berkeringat
-Tidak menghargai diri sendiri dan orang lain
-Suka melamun dan menyendiri
-Mengungkapkan emosi yang berlebihan

e.Prognosa
            Klien BY diduga mengalami gangguan kecemasan dan kesulitan dalam belajar dan berhubungan sosial disebabkan oleh faktor tingkahlaku yang tidak sesuai kenyataan.

f.Treatment
            Dengan menggunakan terapi realitas diharapkan individu dapat :
-Mampu mengurus dirinya untuk mencapai masa depan yang lebih baik
-Mendorong klien agar berani bertanggung jawab dan disiplin terhadap konsekuensi yang diterimanya apabila ia tidak mau belajar
-Membuat rencana-rencana yang dapat tercapai tentang kelulusan yang akan dicapai
-Menciptakan hubungan yang sukses dengan kepribadian yang sukses

Teknik- teknik konseling yang diberikan dalam terapi realitas, diantaranya dengan:
-Role playing (permainan peran) denga klien
-Menggunakan kata-kata humor dalam penciptaan suana yang segar dan rileks
-Tidak menjanjikan maaf apapun kepada klien karena ia harus mempertanggungjawabkan konsekuensi yang telah diperbuatnya
-Membantu klien merumuskan tingkahlaku apa yang akan dilakukannya
-Membuat model peranan yang diajarkan oleh guru sebagai pendidik
-Menggunakan terapi ejekan (kejutan verbal) yang pantas untuk mengkonfrontasi klien dengan tingkahlakunya yang tidak pantas. (menegur langsung terhadap apa yang tidak dipertanggungjawabkannya)
-Terlibat dalam penyusunan perencanaan model belajar yang dilakukan dalam kehidupan sekolah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar